Indonesian English
Search
Close this search box.

25% Gelandangan Amerika Dulunya Anak Orang Kaya: Ini Penyebabnya!

digitalscommunity.co.id
Dari Sultan Mendadak Gelandangan

Menjadi anak orang kaya memang terdengar menyenangkan. Hidup serba berkecukupan, bisa mendapatkan apa saja yang diinginkan, dan tidak perlu khawatir akan uang. Namun, siapa sangka bahwa banyak anak orang kaya yang justru berakhir menjadi gelandangan?

Sebuah studi yang dilakukan oleh National Coalition for the Homeless menemukan bahwa sekitar 25% gelandangan di Amerika Serikat dulunya adalah anak orang kaya. Rata-rata usia mereka adalah 25 tahun.

Bukan cuma cerita TV, banyak anak sultan Amerika dan Kanada yang berakhir menjadi gelandangan. Mereka yang dulunya hidup dalam kemewahan, kini harus berjuang untuk bertahan hidup di jalanan.

Apa yang menyebabkan anak orang kaya menjadi gelandangan? Berikut ini adalah beberapa faktor yang menjadi penyebabnya.

1. Gaya hidup mewah yang tidak terkontrol

Anak orang kaya sering kali terbiasa hidup dalam kemewahan. Mereka memiliki segalanya yang mereka inginkan, mulai dari rumah mewah, mobil mewah, hingga barang-barang bermerek.

Namun, gaya hidup mewah yang tidak terkontrol bisa menjadi bumerang bagi mereka. Mereka sering kali menghabiskan uang dengan sembarangan, bahkan untuk hal-hal yang tidak penting.

Contohnya, mereka bisa menghabiskan uang untuk pesta, narkoba, atau alkohol. Mereka juga bisa membeli barang-barang yang tidak mereka butuhkan.

Perilaku ini bisa menyebabkan mereka bangkrut dalam waktu singkat. Akibatnya, mereka bisa kehilangan rumah dan harta mereka.

 
2. Rentan Menjadi Korban Penipuan

Anak orang kaya juga rentan menjadi korban penipuan. Mereka sering kali menjadi target para penipu yang memanfaatkan kekayaan mereka.

Para penipu biasanya akan mendekati anak orang kaya dengan berbagai cara. Mereka bisa berpura-pura menjadi teman, kekasih, atau bahkan anggota keluarga.

Setelah menjalin hubungan dengan anak orang kaya, para penipu akan mulai meminta uang. Mereka bisa berbohong bahwa mereka membutuhkan uang untuk keperluan mendesak, seperti untuk pengobatan atau untuk membantu keluarga mereka.

Anak orang kaya yang tidak memiliki keterampilan untuk mengelola keuangan mereka sering kali mudah tertipu oleh para penipu. Akibatnya, mereka bisa kehilangan semua harta mereka dalam sekejap mata.

 
3. Tidak memiliki keterampilan mengelola keuangan

Anak orang kaya seringkali tidak memiliki keterampilan mengelola keuangan. Mereka tidak belajar untuk menghargai uang dan tidak tahu bagaimana cara mengatur keuangan mereka dengan baik. Akibatnya, mereka bisa mengalami kesulitan keuangan dan bahkan menjadi gelandangan.

 

Penutup

Kita bisa belajar bahwa kekayaan bukanlah jaminan untuk kebahagiaan. Anak orang kaya juga bisa mengalami kesulitan dalam hidup, bahkan sampai menjadi gelandangan.

Oleh karena itu, penting untuk belajar mengelola keuangan dengan bijak, baik bagi anak orang kaya maupun masyarakat umum. Kita juga harus berhati-hati agar tidak menjadi korban penipuan.

“Belajar ngatur duit, gaes! Jangan jadi sultan gadungan, ntar ngemis beneran! 🤣🤣🤣”

Tapi tenang, gaes! Kamu yang mau jadi sultan beneran, tapi ga mau jadi gelandangan, bisa mulai investasi di DCT (Degree Crypto Token). DCT adalah kripto yang terjamin aman, legal diperdagangkan di Indonesia, dan sudah mengantongi izin Bappebti.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Rekomendasi Artikel Buat Kamu

 aba83ab2 1583 4380 9f1a e813ee6159f9
Richard Wyckoff adalah salah satu tokoh penting dalam...
laKV_6Zh
Menurut laporan, Jepang telah mendesak negara lain,...
WALLET
Ingin tahu apa itu Tronlink Wallet? Baca artikel ini...

HARGA KRIPTO HARI INI

[mainmenumobile]