Indonesian English
Search
Close this search box.

Bulan Literasi Kripto 2024: Membuka Gerbang Menuju Masa Depan Keuangan Digital

digitalscommunity.co.id

Jakarta, 2 Mei 2024 – Menjadi saksi sejarah gemilang bagi dunia kripto Indonesia dengan penyelenggaraan Bulan Literasi Kripto 2024 (BLK) oleh Asosiasi Blockchain Indonesia dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Dihelat dengan tema besar “Menjelajahi Dunia Kripto: Membangun Masa Depan Keuangan Digital”, BLK 2024 mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu padu dalam membuka gerbang literasi dan pemahaman masyarakat luas terhadap teknologi blockchain dan aset kripto, demi mewujudkan masa depan keuangan digital yang inklusif dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

Ketua Umum Aspakrindo-ABI, Robby, dalam kesempatan yang sama, menekankan pentingnya edukasi dan literasi dalam membangun masa depan keuangan digital yang inklusif. “BLK 2024 diharapkan dapat membuka gerbang bagi masyarakat Indonesia untuk memahami potensi dan manfaat teknologi blockchain dan aset kripto, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam membangun ekonomi digital yang kuat dan berkelanjutan,” ungkap Robby.

Acara pembukaan BLK 2024 dimeriahkan dengan berbagai sesi talkshow yang menghadirkan para pakar ternama di bidangnya. Dr. Ir. Kasan, MM, Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI), memaparkan tentang peran BAPPEBTI dalam mengatur dan mengawasi perdagangan aset kripto di Indonesia. Hasan Fawzi, S.T., MM., MBA, dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menjelaskan tentang langkah-langkah OJK dalam melindungi konsumen dan menjaga stabilitas sistem keuangan dalam era digital.

 

Sesi talkshow berikutnya mengangkat tema “Blockchain dan Aset Kripto untuk Indonesia Emas 2045”. Asih Karnengsih, MM, Direktur Eksekutif ABI, Dr. I Nyoman Adhiarna, Sekjen Kementerian Komunikasi dan Informatika, Djoko Kurnijanto, SE.Ak, MCom, CFE, CAMS dari OJK, Tigran Adiwirya, CEO D3 LABS, dan Firnando Buenayre Sirait, Business Development & International Cooperation HARA, berbagi pandangan mereka tentang bagaimana teknologi blockchain dan aset kripto dapat berkontribusi dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.

Talkshow terakhir bertajuk “Expert Takes: Indonesian Crypto Industry Outlook” menghadirkan para pakar industri kripto yang membahas tentang prospek dan peluang industri kripto di Indonesia. Steven Suhadi dari Asosiasi Blockchain Indonesia, Tirta Karma Senjaya, S.Si., M.Se, Kepala Pengembangan BAPPEBTI, Theodore Sutarto dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Subani, Presiden Direktur Bursa Kripto Nusantara (“CFX”), dan Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto, memaparkan pandangan mereka tentang masa depan industri kripto di Indonesia dan bagaimana industri ini dapat berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

BLK 2024 tidak hanya berhenti di Jakarta. Setelah acara pembukaan, BLK 2024 akan dilanjutkan dengan roadshow ke lima kota besar di Indonesia, yaitu Bandung, Yogyakarta, Malang, Surabaya, dan Medan, pada tanggal 6 – 29 Mei 2024. Roadshow ini bertujuan untuk menjangkau masyarakat di berbagai daerah dan meningkatkan literasi kripto secara merata di seluruh Indonesia.

Penutupan acara BLK 2024 akan dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2024 di Menara Imperium, dengan fokus pada bahasan investasi aset kripto dan perkembangan teknologi blockchain dari sudut pandang Generasi Z. Acara penutupan ini juga nantinya akan menjadi penegasan komitmen Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia dalam menciptakan lingkungan usaha yang kondusif dan berkualitas, mendorong pemahaman, pemanfaatan, kemajuan, serta daya saing teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia.

BLK 2024 didukung oleh berbagai pihak, termasuk Degree Crypto Token, INDODAX, Tokocrypto, Liminal, Tether, serta organisasi seperti CFX, AFTECH, dan KADIN. Dukungan dari berbagai pihak ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun ekosistem kripto yang sehat dan kondusif di Indonesia.

Dengan mengusung tema “Menjelajahi Dunia Kripto: Membangun Masa Depan Keuangan Digital”, BLK 2024 diharapkan dapat membuka gerbang bagi masyarakat Indonesia untuk memahami potensi dan manfaat teknologi blockchain dan aset kripto, serta mendorong partisipasi aktif mereka dalam membangun ekonomi digital yang kuat dan berkelanjutan.

Tentang Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI)

Asosiasi Blockchain dan Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo-ABI) didirikan pada tahun 2020 dengan tujuan mempromosikan dan mengembangkan teknologi blockchain dan aset kripto di Indonesia.

Subscribe
Notify of
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments

Rekomendasi Artikel Buat Kamu

certik
Salah satu Aset Kripto asal Indonesia yaitu Degree...
Bullish artikel 29 sept 2023
Harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya terpantau...
fff
Kamis 15 Desember 2022 menjadi hari perubahan “lagi”...

HARGA KRIPTO HARI INI

[mainmenumobile]